Satgas Waspada Investasi Ungkap Ciri Pinjaman Online Ilegal

Merupakan fasilitas yang diberikan untuk kebutuhan modal kerja yang bersifat khusus seperti pembiayaan Inventory/Piutang/Proyek atau kebutuhan lainnya. Anggota tim kami memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman terkait di bidang Keuangan. Anda dapat melakukan konsultasi untuk kebutuhan usaha anda dengan team kami yang professional . Seluruh proses dapat dilakukan melalui aplikasi kontanku yang dapat diakses melalui smartphone anda. Maka dengan demikian, upaya penyelesaian debitur gagal bayar itu bisa dipilih secara persuasif atau melalui jalur hukum dan semua itu sudah ada fasilitas yang sah,” ujar I Made Suarja, S.H, Pengurus DPD Perbarindo Bali sekaligus Direktur Utama BPR Udary.

Di sisi lain, masih rendahnya literasi keuangan juga membuat banyak masyarakat yang tertipu pinjol ilegal. Untuk itu, ia menyebut penting untuk mengubah perilaku masyarakat yang terlalu cepat percaya dan kerap mengambil pinjaman non-produktif di atas kemampuan mereka. Sementara, Fintech Lending Legal, menawarkan lebih aman karena hanya bisa mengakses kamera, mikrofon dan lokasi.

Kami akan menjaga informasi yang akurat dan terkini, namun Kami tidak dapat menjamin keakuratan informasi. Silakan verifikasi informasi kartu kredit, dan tingkat suku bunga selama proses aplikasi. OJK pun mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK. Tongam mengatakan, berbagai kasus penipuan yang dilakukan pinjol ilegal mengakibatkan persepsi buruk terhadap pinjol secara keseluruhan.

Sementara itu, Anggota Jaringan Pegiat Literasi Digital, Japelidi, Yanti Dwi Astuti, M.A mengatakan, masih tingginya kasus utang pinjaman online, menunjukkan kecakapan digital masyarakat belum baik. Selain itu, pinjol legal akan menyeleksi calon peminjamnya, dengan memerhatikan kemampuan membayar. Setiap layanan pinjol resmi akan menawarkan metode pembayaran resmi melalui rekening atas nama perusahaan.

Yang sangat memberikan kemudahan pencairan uang pinjaman dengan waktu yang sangat cepat dan syarat yang mudah, namun cenderung memilili risiko tinggi. Namun masyarakat juga perlu memahami bahwa tidak semua Fintech P2P Lending/pinjaman online/pinjol yang ada di Indonesia itu Legal di OJK. Karena berkaitan dengan perlindungan hukum terhadap si peminjam akan lebih terjamin sebab pinjol legal tersebut berada di dalam pengawasan OJK, bahkan memiliki layanan pengaduan konsumen sendiri. Ada empat cara yang dilakukan AFPI agar masyarakat memilih meminjam dana ke anggotanya dan tidak lagi terjerat pinjaman online ilegal. Terakhir, pinjaman online ilegal berciri-ciri yaitu melakukan penawaran melalui SMS, WA atau saluran pribadi lain tanpa izin. Selain itu, debt collector pinjaman online ilegal tidak memiliki sertifikasi penagihan yang dikeluarkan AFPI atau pihak yang ditunjuk AFPI.

Keuangan

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*